Roma vs Napoli

Klasemen Liga Italia : AS Roma Belum Mampu Mendekati Juventus

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Kali ini kita akan membahas Klasemen Liga italia musim 2016/2017, dimana AS Roma masih belum mampu untuk mendekati Juventus. Yang mana dalam pertandingan lanjutan di Seri A di Gionarta ke 27, dimana mereka telah menjalani semua laga tersebut.

Dalam pekan lalu, Juventus harus bermain imbang melawan Udinese, yang tidak dapat meraih 3 poin penuh. Dan Roma yang harus ditundukkan oleh Napoli dikandang sendiri dengan skor akhir 1-2.

Sehingga klasemen Liga Italia sementara pada pekan ini, masih Juventus yang berada di puncak Seri A. Dimana tim asuhan Massimiliano Allegri telah mengumpulkan 67 dalam 27 pertandingan. Tim yang berjuluk Old Lady itu memang gagal meraih tiga poin penuh usai bermain imbang kontra Udinese. Meski Udinesi bermain dengan seri, yang menambahkan satu poin bagi timnya, tetap berada di posisi ke 14 musim ini.

Roma vs Napoli

pasukan serigala ibukota

Roma Gagal Dekati Tim Puncak Klasemen Seri A

Dengan kegagalan Juventus untuk mencuri tiga poin dari Udinese, di pekan lalu AS Roma harus menerima kekalahan atas Napoli. Yang membuat tim ibukota Italia itu tidak mampu mendekati jarak poin dari puncak klasemen yang saat ini diduduki oleh Juventus.

AS Roma yang dikalahkan oleh tim yang berada di peringkat ketiga yaitu Napoli, dimana hasil pertandingan tersebut harus berakhir dengan kemenangan Partenopei 1-2. Dengan kemenangan tersebut, kini Napoli justru mendekati poin dari AS Roma yang hanya beda dua angka.

Sedangkan, pada peringkat ke 4 dan 5, saat ini dihuni oleh Lazio dan Atalanta. Dimana pada pekan lalu, Lazio sukses mengamankan tiga poin penuh ketika mereka sukses menumbangkan Bologna dengan skor akhir 0-2.  Sementara Atalanta yang bermain dengan imbang saat menjamu Fiorentina hanya menghasilkan 0-0.

Dan Inter Milan yang kini di urutan ke enam telah mencuri tiga poin dari lawannya. Yang mana dalam pekan kemarin Inter berhadapan dengan Cagliaria dengan kemenangan telak 1-5 yang bermain di Stadion Sant’Elia. Saat ini, Inter Milan masih berada di peringkat ke enam klasemen sementara dengan torehan 51 poin dari 27 pertandingan yang sudah mereka jalani.

Sedangkan rival sekotanya yaitu AC Milan, berada dibawahnya di peringkat ke 7 dengan selisih 1 angka dari Inter dan mengkoleksi 50 poin dari 27 laga. Dalam pertandingan sebelumnya, di pekan lalu AC Milan mampu meraih menang atas tim tamunya Chievo dengan skor akhir 3-1.  Yang sedang berjuang untuk menyingkir rival sekotanya Inter di klasemen.

Napoli Terus Dekati AS Roma di Klasemen Liga Italia

klasemen napoli vs as roma

kedua pemain yang sedang berebut bola

Persaingan yang ketat di Liga Italia musim 2016/2017 ini, terus menunjukkan di tiap tim untuk bisa mengakhiri musim dengan baik. Napoli yang sukses mengalahkan tim tuan rumah, AS Roma saat bertandang ke Oimpico, dengan skor akhir 1-2. Dimana kemenangan tersebut kini Napoli terus mendekati Roma yang hanya berselisih dua angka.

Dengan kekalahan di pekan lalu, membuat tim asuhan Luciano Spalletti harus waspada, jika target musim ini yang dinantikan oleh klub bisa rusak begitu saja. Roma memang dalam situasi yang tidak menguntungkan, karena di 10 hari yang harus mereka jalani telah memiliki jadwal yang begitu padat. Dimana mereka harus bertanding melawan Villarreal, Inter Milan, Lazio, dan juga Napoli, jelas tidak terlihat penampilan terbaik mereka.

Maka dari itu, dipertandingan pekan lalu Napoli terus membongkar pertahanan Roma dengan begitu mudah. Dan Dries Mertens sukses memberikan dua gol untuk timnya pada pekan lalu, pada akhirnya Kevin Stoortman mampu memperkecil skor menjadi 1-2. Berkat kemenangan tersebut Napoli semakin rapat dengan Roma yang hanya beda selisih dua poin.

Juventus vs Atalanta

Juventus Taklukkan Perlawanan Atalanta

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Juventus secara diatas kertas diunggulkan kala menghadapi perlawanan Atalanta di babak perdelapan final Coppa Italia, mampu melewati hadangan tersebut untuk menyegel ke fase 8 besar. Laga yang dihelat di Juventus Stadium itu berakhir dengan kedudukan 3-2 untuk keunggulan si Nyonya Tua.

Juventus vs Atalanta

Juventus sukses lewati hadangan Atalanta di babak 16 besar Coppa Italia

Dengan kemenangan tersebut, Juventus menyusul Napoli yang sehari sebelumnya mampu mengandaskan perlawanan Spezia dengan skor 3-1. I Bianconeri tinggal menunggu pemenang dari partai Milan melawan Torino yang baru akan dihelat pada hari Jumat dinihari nanti, untuk menjadi lawan di babak perempat final Coppa Italia.

Jalannya Laga Juventus vs Atalanta

Juventus yang bermain di depan para pendukungnya sendiri dan dengan kekuatan tim utama, termasuk Tomas Rincon yang melakukan debut untuk tim sebagai pemain starting eleven, langsung mengawali laga dengan intensitas tinggi. Namun, di menit-menit awal, justru Atalanta mampu memberikan perlawanan yang ketat.

Juventus vs Atalanta

laga antaran Juventus melawan Atalanta berjalan dengan sengit

Di menit ke 16, hampir saja Mario Mandzukic membawa timnya unggul satu gol. Penyerang asal Kroasia itu sukses menahan bola dengan menggunakan dadanya setelah mendapatkan umpang silang dari Stephan Lichtsteiner. Namun sayangnya tembakannya masih mengenai mistar gawang.

Tetapi, di kesempatan kedua yang didapatkan oleh Mandzukic pada menit ke 22, tak disia-siakannya untuk memberikan umpan sundalan ke Paulo Dybala yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Pemain berusia 23 tahun tersebut sukses mencetak gol dengan tembakan voli yang tak mampu dibaca oleh kiper lawan.

Unggul satu gol mampu meningkatkan mental para pemain I Bianconeri demi meningkatkan intensitas pertandingan. Alhasil, di menit ke 34, kini giliran Dybala yang memberikan umpan terobosan kepada Mandzukic. Mantan bomber Athletico Madrid itu mampu melesakkan tendangan keras ke arah yang tak mampu dijangkau oleh Etrit Berisha.

Skor 2-0 menutup akhir babak pertama. Memasuki interval kedua, Massimiliano Allegri memutuskan untuk mengistirahatkan pemain andalannya di lini tengah, Claudio Marchisio dan memasukkan Stefano Sturaro. Begitu pula dengan kubu tamu yang juga melakukan rotasi pemain dengan menarik keluar Abdoulay Konko dan digantikan oleh Jasmin Kurtic.

Kubu tuan rumah terus menguasai jalannya pertandingan hingga memasuki pertengahan babak kedua. Atalanta masih merasa kesulitan untuk menebus rapatnya lini pertahanan Juve yang dipimpin oleh Barzagli, walaupun aliran bola hingga ke area belakang lawan cukup lancar, namun terkendala akan penyelesaian akhir.

Laga memasuki menit ke 72, tim asuhan Gian Piero Gasperini mampu memperkecil ketertinggalan setelah Konko melesakkan tembakan melengkung dari sudut kotak penalti Juve dan tak mampu diantisipasi oleh Neto.

Namun momentum kebangkitan La Dea tersebut hanya bertahan selama tiga menit saja. Miralem Pjanic mampu kembali menjauhkan selisih gol menjadi 3-1 melalui titik penalti. Setelah wasit melihat pelanggaran yang dilakukan oleh Marco D’Alessandro terhadap Lichtsteiner.

Sembilan menit sebelum peluit panjang dibunyikan, gawang Neto kembali bergetar. Kali ini, Emmanuel Latte sukses meneruskan umpan manis dari Andrea Conti. Namun, skor 3-2 bertahan hingga paruh kedua berakhir.

Allegri: Momentum Kebangkitan Juventus

Manajer Juventus, Massimiliano Allegri menyatakan bahwa kemenangan melawan Atalanta di babak 16 besar Coppa Italia merupakan momentum kebangkitan tim. “Kemenangan ini menjadi momentum bagi kami setelah pada akhir tahun lalu kami harus takluk di partai final,” ungkap Allegri.

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri ungkap kemenangan menjadi momentum kebangkitan Juventus

Pelatih berkebangsaan Italia itu menambahkan, bahwa timnya akan terus memperbaiki performa demi meraih sejumlah gelar di akhir musim. “Tentu kami akan meningkatkan kinerja tim agar mampu mengangkat trofi di berbagai ajang yang kami ikuti pada akhir musim nanti,” tutup mantan manajer AC Milan.

Barcelona vs Athletic Club

Prediksi Barcelona vs Athletic Club, Gapai Perempat Final

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Barcelona akan mengusung misi mengembalikkan keunggulan agregat kala berhadapan dengan Athletic Club dalam leg kedua babak 16 besar Coppa del Rey pada hari Kamis dinihari nanti tanggal 12 Januari 2017.

Barcelona vs Athletic Club

Barcelona akan menghadapi Athletic Club pada hari Kamis dinihari nanti

Pada leg pertama yang dihelat di San Mamés Stadium, secara mengejutkan pasukan Blaugrana harus menelan kekalahan 2-1. Sehingga, Bilbao unggul agregat 2-1 dan menjadi modal yang sangat berharga untuk melakoni laga leg kedua di markas lawan.

Segalanya memang akan terlihat begitu mudah, melihat Barcelona merupakan klub raksasa dengan nama-nama besar di dalam skuat tim, seperti Neymar, Lionel Messi, Luis Suarez, Andrea Iniesta dan bintang lainnya. Terlebih lagi pertandingan tersebut akan dilakukan didepan para pendukungnya sendiri, Camp Nou Stadium.

Tetapi, hal tersebut kurang tepat jika dilihat kondisi Barca saat ini, dimana tim asuhan Luis Enrique tengah dalam kondisi yang cukup krisis. Pasalnya, dalam dua partai yang telah mereka lakoni sepanjang tahun 2017 ini, Los Cules belum pernah mengalami kemenangan.

Barcelona mengawali tahun baru dengan kekalahan kala bertandang ke markas Bilbao untuk melakoni laga leg pertama CDR dengan skor 2-1. Akhir pekan lalu, Blaugrana nyaris saja menelan kekalahan ketika melawan Villarreal dalam lanjutan matchday 17 La Liga Spanyol. Beruntung, tendangan bebas Lionel Messi di menit-menit akhir mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Sehingga, kemenangan mutlak diraih oleh Barca atas Athletic Club pada hari Kamis dinihari, agar mental para pemain kembali dan tentu meraih tiket lolos ke babak perempat final Coppa del Rey.

Namun, Los Cules akan mendapatkan perlawanan yang cukup sengit. Lantaran Bilbao belum pernah mengalami kekalahan sepanjang tahun 2017 ini. Pada akhir pekan lalu dalam laga melawan Deportivo Alaves, Bilbao meraih hasil imbang dan mengantarkan posisi mereka ke peringkat ketujuh dalam tabel klasemen sementara Divisi Primera Spanyol.

Prakiran Line Up Barcelona vs Athletic Club

Pelatih Barcelona, Luis Enrique kemungkinan besar akan menurunkan skuat terbaiknya dalam laga leg kedua Kamis dinihari nanti, untuk meraih kemenangan. Begitu juga dengan manajer Athletic Club, Ernesto Valverde yang berusaha mati-matian demi mempertahankan keunggulan agregat. Sehingga diprediksi, pertandingan akan berjalan sengit dan cukup ketat.

Camp Nou Stadium

Camp Nou Stadium menjadi venue laga antara Barcelona vs Athletic Club

Enrique kembali mengandalkan trio MSN yang terdiri dari Messi, Suarez dan Neymar di lini serang, demi mengobrak-abrik lini pertahanan lawan dalam formasi 4-3-3. Dennis, Iniesta dan juga Busquets akan saling bekerja sama untuk memenangkan lini tengah permainan.

Di lini belakang, pelatih berkebangsaan Spanyol itu kembali memasangkan Gerard Pique dengan bek muda berbakat, Samuel Umtiti. Di sisi kanan, diperankan oleh Sergi Roberto dan Jordi Alba di sebelah kiri. Urusan penjaga gawang, ter Stegen masih menjadi pilihan utama.

Sedangkan Valverde akan menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan Aduriz di plot sebagai striker tunggal dan akan ditopang oleh San Jose, Raul Garcia dan Iturraspe di lini tengah. Saborit akan berduet dengan Williams sebagai gelandang bertahan.

Etxeita, Laporte, Balenziaga dan Boveda bermain di lini belakang dan diharapkan mampu membendung serangan lawan. Di bawah mistar gawang, nama Iraizoz tetap dipercaya oleh sang pelatih.

Pique: Kami Akan Raih Kemenangan

Pemain berposisi sebagai bek sentral, Gerard Pique mengungkapkan bahwa timnya akan meraih kemenangan kala berhadapan dengan Bilbao di leg kedua Coppa del Rey pada hari Kamis dinihari nanti.

Gerard Pique

Gerard Pique yakin timnya meraih kemenangan melawan Athletic Club

“Kami memang mengawali tahun baru dengan hasil yang mengecewakan. Ditambah hasil imbang pada akhir pekan lalu. Namun, kami telah siap untuk di leg kedua ini dan akan meraih kemenangan untuk melangkah ke babak selanjutnya,” terang mantan pemain Manchester United.

Real Madrid vs Granada

Berita Bola Real Madrid Perlebar Jarak Di Tangga Klasemen

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Real Madrid mampu memperlebar jarak dengan para pesaingnya di tangga klasemen, sementara berhasil meraih kemenangan melawan Granada dalam lanjutan matchday 17 La Liga Spanyol. Laga yang dihelat di Estadio Santiago Bernabéu itu berakhir dengan skor yang sangat meyakinkan, 5-0.

Real Madrid vs Granada

Real Madrid sukses mengalahkan Granada

Adapun kelima gol dalam laga yang dilangsungkan pada tanggal 7 Januari 2017 lalu, diciptakan oleh Isco di menit ke 12, Karim Benzema pada menit 20, sang megabintang Cristiano Ronaldo juga menyumbangkan satu gol di menit 27. Empat menit berselang, Isco kembali mencetak gol dan terakhir di lesakkan oleh Casemiro di babak kedua.

Dengan hasil kemenangan tersebut, membuat Los Blancos duduk nyaman di puncak klasemen. El Real mampu mengoleksi perolehan poin sebanyak 40 angka. Terpaut cukup jauh yakni empat poin dari Sevilla yang kini berada di urutan kedua, menggeser posisi yang sebelumnya ditempati oleh Barcelona.

Namun, selisih empat poin tersebut masih dapat menjauh, lantaran Madrid masih menyisakan satu laga yang belum dimainkan kala melawan Villarreal yang seharusnya dijadwalkan pada akhir bulan Desember 2016 lalu.

Sevilla sehari setelah El Real memainkan laganya, tim asuhan Jorge Sampaoli mampu meraih kemenangan meyakinkan 0-4 kala bertandang ke markas Real Sociedad, kini posisinya bertengger di urutan kedua dengan raihan 36 poin.

Sedangkan Barcelona yang bertandang ke Estadio de la Cerámica, kandang Villarreal hanya mampu bermain imbang. Bahkan, pasukan Blaugrana hampir saja menelan kekalahan, andai di menit-menit akhir, tendangan bebas Lionel Messi tak mampu menggoyahkan jala gawang yang dikawal oleh Sergio Asenjo.

Tim asuhan Luis Enrique kini mengoleksi 35 poin dan posisinya harus turun satu peringkat ke posisi ketiga. Terpaut empat poin dari Atletico Madrid yang menghantui di urutan keempat tangga klasemen La Liga.

Zidane Sanjung Kinerja Tim

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menyanjung kinerja anak asuhnya kala Los Blancos mampu meraih kemenangan 5-0 melawan Granada. Kini, Madrid menorehkan 39 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi. Rekor tersebut menyamai pencapaian sang rival, Barcelona di musim lalu.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane sanjung performa tim

“Saya memberikan kredit kepada seluruh pemain yang tampil gemilang kala berhadapan dengan Granada. Semua skuat baik yang bermain sebagai starting eleven maupun yang duduk di bangku cadangan, sangatlah penting,” ungkap Zidane.

Pria yang juga merupakan legenda El Real itu menambahkan, bahwa fokus adalah kunci keberhasilan. Dirinya juga mengingatkan kepada para pemain, agar mampu bekerja lebih keras demi mempertahankan pencapaian di musim lalu.

“Mari kita terus melanjutkan tren kemenangan ini. Tapi, jangan terlalu jemawa akan rekor yang telah kita bukukan sejauh ini. Agar kita tetap fokus di setiap laganya. Kita tingkatkan kinerja kita, agar mampu mengangkat gelar juara La Liga di akhir musim,”

“Kita juga harus berusaha keras untuk mempertahankan perolehan trofi yang kita raih pada musim lalu seperti salah satunya Liga Champions,” tutup pelatih asal Prancis.

Berita Bola Cristiano Ronaldo Memamerkan Trofi Ballon d’Or

Masih diseputar liga Champion, berita bola pryte mengutip sumber dari Real Madrid bahwa sebelum laga antara Real Madrid melawan Granada dimulai, Cristiano Ronaldo memamerkan trofi Ballon d’Or keempatnya yang Ia raih selama berkarir di dunia sepakbola. CR7 sukses mengantarkan Los Blancos meraih sejumlah gelar dan tim Nasional Portugal meraih juara EURO 2016 lalu.

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo sukses raih trofi Ballon d’Or keempatnya

Trofi penghargaan individual keempat tersebut merupakan gelar ketiga Ronaldo saat berseragam Real Madrid. Pertama kali Ronaldo meraih trofi Ballon d’Or ketika dirinya membela Manchester United. Kini, Ia hanya tertinggal satu trofi saja dari sang rival, Lionel Messi.

Tottenham Hotspur vs West Bromwich Albion

Tottenham vs West Bromwich Albion, Rebut Posisi Runner Up

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Tottenham Hotspur akan meladeni perlawanan West Bromwich Albion dalam matchday ke 21 Liga Primer Inggris. Laga tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 14 Januar 2017 dan dihelat di White Hart Lane Stadium. The Lilywhites mengusung misi untuk meraup kemenangan. Lantaran, dengan meraih poin penuh, selain memberikan senyuman bagi para pendukung yang datang memenuhi seisi stadion, tetapi juga untuk mengambil posisi runner up.

Tottenham Hotspur vs West Bromwich Albion

Tottenham akan menghadapi West Bromwich Albion pada akhir pekan nanti

Hingga pekan ke 20, Tottenham secara perlahan mampu memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen. Puncaknya, pada pekan lalu, tim asuhan Mauricio Pochettino berhasil menaklukkan perlawanan sekaligus menghentikan laju 13 kemenangan secara beruntun milik Chelsea.

Dengan kemenangan tersebut, Hotspur langsung menduduki posisi ketiga dengan raihan 42 poin. Tentu hal itu tak terlepas dari hasil kurang maksimal yang diperoleh Manchester City dan sang rival sekota, Arsenal. Kini, The Lilywhites hanya berjarak tujuh poin saja dari The Blues dan hanya berselisih dua poin saja dari Liverpool yang masih mengklaim posisi kedua.

Sedangkan sang lawan, West Bromwich Albion hingga kini masih tertahan di urutan kedelapan. The Baggies sukses mengumpulkan 29 poin. Terpaut hanya satu poin oleh Everton yang berada di posisi ketujuh. Sehingga, apabila berhasil meraih poin penuh di markas Hotspur dan The Toffes kurang maksimal kala berhadapan dengan City, maka posisi WBA akan beranjak ke peringkat ke 7 dan meneruskan tren kemenangan menjadi tiga beruntun.

Apabila sebaliknya, tim asuhan Tony Pulis mengalami kekalahan, posisi mereka tidak akan terancam oleh Bournemouth yang berada dibawahnya, lantaran berjarak empat poin.

Prediksi Starting XI Tottenham vs West Bromwich Albion

Tottenham Hotspur akan menghadapi tantangan West Bromwich Albion pada pekan ke 21 mendatang. Tentu, kedua tim akan saling mengincar kemenangan. Sehingga, masing-masing pelatih akan menurunkan skuat terbaiknya, demi meraup poin penuh.

Mauricio Pochettino vs Tony Pulis

Pochettino akan beradu taktik dengan Tony Pulis

Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino akan kembali menerapkan formasi 3-4-2-1 dengan Harry Kane sebagai striker tunggal. Dele Alli yang pada laga melawan Chelsea menjadi bintang kemenangan, kembali diposisikan di belakang striker dan akan berduet bersama Christian Eriksen.

Untuk keempat gelandang yang mengatur ritme permainan tuan rumah, secara beruntun dipercayakan kepada Danny Rose, Victor Wanyama, Mousa Dembele dan Kyle Walker. Lini pertahanan, diperkuat oleh Jan Vertonghen, Toby Alderweireld dan Eric Dier. Urusan penjaga gawang, sepenuhnya diserahkan ditangan Hugo Lloris.

Sementara dari kubu tamu, sang manajer WBA Tony Pulis akan menggunakan formasi 4-2-3-1. Rondon diplot sebagai striker tunggal yang akan dibantu oleh tiga gelandang kreatif, Matt Phillips, James Morrison dan Nacer Chadli. Duo gelandang yang akan berduet sebagai jangkar pertahanan, diperankan oleh Darren Fletcher dan Claudio Yacob.

Di lini pertahanan sendiri, Jonny Evans akan berpasangan dengan Gareth McAuley dan akan ditopang oleh Chris Brunt di posisi kiri serta di sebelah kanan oleh Craig Dawson. Nama Ben Foster menjadi yang paling terdepan untuk mengisi posisi penjaga gawang.

Lima Pertemuan Terakhir Hotspur vs WBA

Berdasarkan lima pertemuan kedua klub yang akan bertarung pada akhir pekan nanti, baik Tottenham maupun WBA sama-sama mengantongi satu kemenangan saja. Sedangkan tiga laga harus berakhir dengan skor yang sama kuat.

White Hart Lane Stadium

Laga antara Tottenham Hotspur vs West Bromwich Albion akan dihelat di White Hart Lane Stadium

Terakhir kalinya kedua klub bertemu, terjadi dalam lanjutan pekan ke 8 Liga Inggris yang dihelat di Stadion The Hawthorns. The Lilywhites yang kala itu tengah berada dalam tren kemenangan, terpaksa hanya membawa pulang satu poin saja. Sedangkan laga terakhir yang dilangsungkan di White Hart Lane Stadium, berakhir dengan hasil imbang.

Real Madrid vs Sevilla

Madrid Pecundangi Sevilla di Leg 1 Copa del Rey

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Real Madrid berhasil pecundangi perlawanan Sevilla di Estadio Santiago Bernabéu dalam laga leg pertama Copa del Rey yang dihelat pada hari Kamis dinihari lalu. Dwigol James Rodriguez dan satu gol dari Raphael Varena cukup menghantarkan El Real sementara waktu unggul agregat 3-0 dari Sevillistas.

Real Madrid vs Sevilla

Real Madrid berhasil taklukkan perlawanan Sevilla di leg pertama Copa del Rey

Dengan modal kemenangan yang meyakinkan itu, satu langkah Los Blancos untuk melaju ke babak selanjutnya sangatlah besar. Terlebih lagi, Sevilla tak mampu menciptakan gol tandang yang dapat cukup berarti sebagai bekal di leg kedua yang dihelat di markas mereka sendiri.

Bermain di depan para pendukungnya sendiri, sejak menit awal, para pemain Real Madrid langsung menekan ke lini pertahanan lawan. Tetapi, justru sang tamu yang terlebih dahulu memiliki peluang untuk menciptakan gol, andai saja tendangan Joaquin Correa yang lolos dari jebakan offside tidak melenceng jauh dari arah gawang.

Gol pertama di pertandingan Kamis dinihari lalu baru tercipta di menit 11′ oleh James Rodriguez. Pemain berkebangsaan Kolombia tersebut memanfaatkan aliran bola yang dipotong oleh Casemiro di depan kotak penalti lawan. Dengan tendangan kaki kiri yang melengkung indah ke arah gawang, tak mampu dibendung oleh Sergio Rico.

Unggul satu gol, membuat permainan El Real semakin meningkat. Hasilnya, di menit ke 24′, Raphael Varane menggandakan kedudukan menjadi 2-0, setelah memanfaatkan dengan baik umpan pojok Toni Kross.

Kini, giliran Alvaro Morata yang menebar ancaman ke gawang Rico. Berawal dari umpan satu dua dengan Kroos, penyerang yang pada musim lalu mengantarkan Juventus ke partai puncak Liga Champions, menendang bola ke arah gawang. Namun, sang kiper masih mampu menjangkau arah bola.

Tertinggal dua gol, membuat pasukan Sevilla tidak tinggal diam. Mereka terus berupaya mengembur lini pertahanan sang tuan rumah. Hingga mendapatkan peluang emas saat Correa hanya berhadapan satu lawan satu melawan Kiko Casilla. Tetapi, manuvernya masih mampu dipatahkan dan bola rebound tidak mampu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Iborra.

Babak pertama ditutup dengan tendangan penalti oleh Rodriguez yang tidak mampu diantisipasi oleh Rico. Wasit memberikan hadiah penalti lantaran Modric dilanggar oleh Gabriel Marcedo di kotak terlarang.

Skor 3-0 berakhir hingga menit panjang dibunyikan. Meski kedua tim saling serang di babak kedua, tetapi tak satu gol pun tercipta.

Zidane Puji Kehebatan Rodriguez

Sang pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane memberikan pujian kepada James Rodriguez yang tampil luar biasa dengan menyumbangkan dua gol dalam partai melawan Sevilla di leg pertama Copa del Rey.

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane memuji penampilan James Rodriguez dalam laga melawan Sevilla, Kamis dinihari lalu

“James melakukan pekerjaannya dengan sangat baik. Dia hebat mampu tampil dengan baik dan menciptakan dua gol yang membuat kami unggul. Begitu juga dengan para pemain lainnya yang menjalankan tugas dengan maksimal,”

“Saya merasa senang dia mampu membayar sejumlah kritikan yang dilancarkan kearahnya. Dia bekerja keras dan akan terus berusaha menembus tim inti,” ujar manajer asal Prancis itu.

James Rodriguez Senang Mampu Membantu Tim Meraih Kemenangan

Bintang dalam laga Real Madrid melawan Sevilla pada hari Kamis dinihari lalu, James Rodriguez mengungkapkan rasa senangnya setelah mampu mengantarkan Los Blancos meraih kemenangan dalam laga leg pertama CDR.

James Rodriguez

James Rodriguez merasa senang mampu membantu tim meraih kemenangan

“Senang rasanya mampu bermain untuk tim dan membantu meraih kemenangan. Saya akan terus bekerja keras demi membuat semua orang senang, baik keluarga, pelatih dan juga para fans. Saatnya kembali fokus pada laga selanjutnya,” ungkap gelandang berusia 25 tahun itu.

Udinese vs Inter Milan

Udinese vs Inter Milan, Perbaiki Klasemen

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Inter Milan akan menghadapi ujian yang cukup berat, kala bertandang ke Dacia Arena untuk melawan Udinese. Laga ke 19 Serie A tersebut akan berlangsung pada tanggal 8 Januari 2017, pukul 18.30 WIB. Kemenangan akan mampu memperbaiki posisi mereka di tangga klasemen.

Udinese vs Inter Milan

Udinese vs Inter Milan akan tersaji di akhir pekan ini

Sejauh ini, tuan rumah masih bertengger di urutan kesepuluh dengan hanya mencatatkan kemenangan sebanyak tujuh kali, empat hasil imbang dan menelan kekalahan sebanyak tujuh kali pula. Sehingga, pasukan Zebrette hanya mampu mengumpulkan 25 poin saja.

Perolehan angka tersebut terpaut dua poin saja dari urutan sembilan yang masih dihuni oleh Fiorentina dan hanya berjarak tiga poin dari Torino yang mengisi urutan ke delapan. Sehingga, apabila meraih kemenangan dan kedua tim yang berada diatasnya tidak mampu menorehkan poin, maka posisi Udinese mampu naik ke peringkat kedelapan.

Sementara itu, sang tamu menempati posisi ke tujuh dengan hanya mengumpulkan poin sebanyak 30 angka. Dengan catatan, sembilan berhasil meraup angka sempurna, tiga kali berakhir sama kuat dan enam kali merasakan kekalahan.

Dengan meraih kemenangan melawan Udinese, maka peringkat I Nerazzurri dapat masuk ke dalam lima besar. Menggeser posisi enam yang ditempati oleh Atalanta dan AC Milan di peringkat kelima. Tentu dengan catatan, bahwa kedua tim tersebut tidak memperoleh angka.

Baik Udinese maupun Inter Milan, akan menurunkan skuat terbaiknya, demi meraih kemenangan. Sehingga, di prediksi laga akan berjalan dengan sangat ketat dan penuh pertarungan di berbagai lini.

Catatan Udinese dan Inter Milan

Berdasarkan lima pertandingan terakhir yang dijalani oleh Udinese di ajang kejuaraan Serie A, pasukan Luigi Delneri sukses meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang dan harus menelan satu kekalahan kala berhadapan dengan Cagliari.

Dacia Arena Stadium

Dacia Arena Stadium menjadi venue laga antara Udinese melawan Inter Milan

Pada laga terakhir, Zebrette tak mampu menorehkan poin sempurna. Cyril Thereau dkk hanya bermain imbang 0-0 kala berhadapan dengan Sampdoria di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genova.

Sementara, lima laga yang dilakoni oleh Inter Milan di berbagai ajang, baik Serie A maupun Europa Cup, tim asuhan Stefano Pioli mampu memenangkan laga sebanyak empat kali dan satu laga sisanya harus berakhir dengan kekalahan.

Pil pahit tersebut dirasakan oleh Mauro Icardi CS kala bersua dengan Napoli dalam lanjutan giornata Serie A. Laga yang dihelat di Stadio San Paolo berakhir dengan kedudukan 3-0 untuk keunggulan Partenopei Gli Azzurri.

Sedangkan laga terakhir, Inter Milan secara perkasa mempermalukan Lazio di San Siro Stadium dengan skor yang cukup telak, 3-0.

Head to Head Udinese melawan Inter Milan

Secara head to head antara Udinese melawan Inter Milan di lima laga terakhir, Internazionale masih perkasa dengan menorehkan tiga kemenangan dan sang lawan hanya mampu memenangkan satu laga saja serta sisanya berbagi poin sama rata.

Udinese vs Inter Milan

Inter Milan masih perkasa atas Udinese dalam lima pertemuan terakhir

Pertemuan terakhir terjadi di San Siro Stadium pada tanggal 24 April 2016 yang berakhir dengan kedudukan 3-2 untuk keunggulan sang tuan rumah. Dwigol dari Jovetic mampu mengembalikkan keadaan yang terlebih dahulu tertinggal satu gol Cyril Thereau. Gol penutup diciptakan oleh Eder Martins di penghujung waktu pertandingan.

Untuk laga terakhir yang dihelat di Dacia Arena, markas Udinese. Internazionale secara perkasa mampu membuat para pendukung tuan rumah yang memadati seisi stadion harus tunduk malu. Lantaran, tim kebanggannya dibantai dengan skor yang telak, 0-4.

Keempat gol pada laga itu diciptakan oleh Icardi dengan dua golnya dan masing-masing satu oleh Stevan Jovetic dan Marcelo Brozovic.

Chelsea vs Stoke City

Chelsea Perkasa di Puncak Klasemen

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Chelsea terus mempertahankan posisinya sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris setelah mengalahkan Stoke City dalam lanjutan matchday 19. Itu artinya, The Blues sukses menjadi kampiun paruh musim Liga Inggris.

Chelsea vs Stoke City

Chelsea berhasil taklukkan Stoke City dan memperkokoh puncak klasemen

Laga yang dihelat di Stamford Bridge pada hari Sabtu, 31 Desember 2016 lalu, Eden Hazard CS mampu mengalahkan The Potters dengan skor 4-2. Gol tuan rumah diciptakan oleh Garry Cahill, dua gol dari Willian dan sang striker yang kini menjadi top skor sementara Liga Inggris, Diego Costa. Empat gol tuan rumah hanya mampu dibalas dua gol saja ole Martins Indi dan Peter Crouch.

Kemenangan tersebut sekaligus mengunci paruh musim sebagai pemuncak klasemen dan terus berhasil memenangkan pertandingan sebanyak 13 kali secara beruntun. Kini, Chelsea berada di urutan teratas dengan raihan 49 poin. Terpaut enam angka dari Liverpool yang berada di posisi kedua.

Urutan ketiga ditempati oleh Arsenal yang berhasil meraih kemenangan kala berhadapan dengan Crystal Palace di Emirates Stadium, 2-0. The Gunners mengoleksi 40 poin. Sedangkan, Manchester City harus turun satu peringkat ke posisi kelima, lantaran menelan kekalahan tipis kala bertandang ke Anfield Stadium, markas The Reds. Pasukan The Citizens hanya mengumpulkan 39 angka.

Perlahan tapi pasti, Tottenham Hotspur mampu menyodok ke peringkat keempat setelah berhasil memanfaatkan hasil kurang maskimal City dengan meraih kemenangan kala bersua Watford. The Lilywhites berhasil mengumpulkan angka sebanyak 39 poin.

Sementara itu, Stoke City harus puas bertengger di posisi 15 dengan mengumpulkan 21 poin. Berselisih enam angka dari Sunderland yang berada di urutan teratas zona degradasi.

Diego Costa Berharap Chelsea Mampu Konsisten

Striker mematikan Chelsea, Diego Costa berharap bahwa timnya mampu mempertahankan performa apik ini hingga akhir musim nanti. “Saya berharap, bahwa tren kemenangan ini mampu kita secara bersama-sama mempertahankannya hingga akhir musim,” ungkap Costa.

Diego Costa

Diego Costa mengingatkan kepada para rekan-rekannya agar tetap bekerja keras

Pemain yang kini telah mengoleksi 14 gol dari 18 penampilannya bersama The Blues menambahkan, bahwa untuk mempertahankan performa luar biasa ini, dibutuhkan kerja keras yang tak henti.

“Untuk terus mampu mempertahankan penampilan apik ini, kita harus terus bekerja keras setiap harinya. Jangan sampai kita lengah sedikitpun. Kita juga jangan sampai jemawa dengan catatan rekor 13 kemenangan ini,”

“Mari kita terus melakukan yang terbaik untuk tim. Hingga buah manis di akhir musim mampu kita petik. Tentu itu bukankah yang kita semua harapkan dari awal musim. Jadikan rekor ini sebagai motivasi kita dalam menatap setiap laganya,” tambah mantan punggawa Atletico Madrid itu.

Pemain yang memilih untuk membela tim Nasional Spanyol itu juga mengingatkan bahwa persaingan menuju tangga juara semakin ketat.

“Persaingan juara Liga Primer Inggris, kini terasa begitu ketat. Semua tim akan mengerahkan kekuatan maksimalnya di setiap minggunya. Sehingga, kita harus terus berusaha maksimal, agar mendapatkan hasil yang juga maksimal,” tutup Costa.

Courtois: Kami Harus Terus Kerja Keras

Senada dengan Costa, Thibaut Courtois juga mengingkatkan kepada semua rekan setimnya untuk terus bekerja keras. “Jangan jemawa akan rekor kemenangan ini. Kita harus tetap fokus dan kerja keras,” kata Courtois.

Thibaut Courtois

Thibaut Courtois juga senada dengan pernyataan Diego Costa agar tim tetap fokus

Kiper muda bertalenta itu menambahkan bahwa dengan tetap fokus, maka akan mampu memaksimalkan laga di setiap serinya.

“Fokus di setiap laga, tentu kita semua akan mendapatkan hasil yang maksimal. Sehingga, apapun hasil yang diperoleh tim pesaing lainnya, tak akan mampu mempengaruhi posisi kami di tangga klasemen. Hingga akhirnya mengangkat kembali trofi Liga Primer,” tutup penjaga gawang berkebangsaan Belgia.

Arsenal vs Crystal Palace

Berita Bola Arsenal Siap Taklukkan Crystal Palace

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Arsenal akan menutup paruh musim pertama dengan menghadapi Crystal Palace di Emirates Stadium, London pada tanggal 1 Januari 2017 pada pukul 23.00 WIB. Tentu,The Gunners akan siap menaklukkan lawannya tersebut, untuk terus memperbaiki posisi di klasemen dan memperkecil jarak dengan sang pemuncak klasemen.

Arsenal vs Crystal Palace

Arsenal akan berhadapan dengan Crystal Palace di awal tahun baru mendatang

Hingga kini, Meriam London masih bertengger di urutan keempat dengan hanya memperoleh angka sebanyak 37 poin. Berjarak dua poin dari posisi diatasnya yang dihuni oleh Manchester City dan tiga angka dari Liverpool yang berada di urutan kedua serta sembilan poin dari Chelsea yang masih kokoh di puncak klasemen.

Dengan meraih kemenangan, maka The Gunners mampu langsung naik ke peringkat kedua. Tetapi, tergantung pada laga antara The Citizens dan The Reds yang akan saling berseteru di hari yang sama.

Namun, Arsenal akan menghadapi perlawanan sengit dari The Eagles. Pasalnya, Crystal Palace hingga pekan ke 18 berada di urutan ke 17 dengan perolehan 16 poin. Posisi tersebut hanya berselisih dua poin saja dari Sunderland yang menghuni urutan ke 18. Sehingga, pasukan Sam Allardyce juga akan berusaha untuk meraih poin sempurna, demi mampu menjauhkan dari zona degradasi.

Berita Bola Terkini Line Up Arsenal vs Crystal Palace

Menurut Press Release Announcement yang diterima situs berita bola pryte di facebook, kedua tim sama-sama ingin meraih kemenangan demi memperbaiki posisi mereka di tangga klasemen. Sehingga, masing-masing pelatih tentu akan menurunkan para pemain terbaiknya, guna meraih poin sempurna.

Emirates Stadium

Emirates Stadium menjadi venue laga antara Arsenal vs Crystal Palace

Arsene Wenger yang sudah kaya akan pengalaman di Liga Primer Inggris, tentu diprediksi akan dengan mudah mengalahkan Sam Allardyce, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih baru Crystal Palace, menggantikan Alan Pardew.

Namun, Sam yang pernah menjabat sebagai manajer tim Nasional Inggris juga telah memiliki berjuta pengalaman. Dirinya pun juga sebelumnya sudah pernah menukangi sejumlah tim di daratan Eropa. Sehingga, pertarungan antara kedua manajer tersebut sangat menarik untuk kita saksikan.

Wenger akan menerapkan formasi 4-2-3-1, dengan Olivier Giroud yang kembali dipercaya sebagai striker tunggal. Dengan Alexis Sanchez, Mesut Ozil dan Alex Iwobi sebagai gelandang serang yang akan membantu lini depan.

Granit Xhaka akan kembali berduet dengan Francis Coquelin untuk menjaga kedalaman. Mustafi yang sudah dipastikan sembuh dari cedera, kembali dipasangkan dengan Laurent Koscielny di lini pertahanan. Bellerin berperan di sebelah kanan dan Monreal di sisi kiri. Urusan penjaga gawang, Petr Cech tetap dipercaya.

Sedangkan, Sam Allardyce juga menerapkan formasi yang sama pada laga pertamanya kala melawan Watford pada partai Boxing Day lalu, yakni 4-2-3-1. Benteke menjadi satu-satunya ujung tombak yang akan ditopang oleh Zaha, Puncheon dan Townsend sebagai gelandang serang.

Mathieu Flamini yang merupakan mantan pemain Arsenal, akan berduet dengan Yohan Cabaye di lini tengah. Sementara di lini pertahanan, Dann berpasangan dengan Delaney dan Kelly di posisi kanan serta Ward di sisi kiri. Hennessey tetap menjadi pilihan utama dibawah mistar gawang.

Catatan Pertemuan Arsenal vs Crystal Palace

Dalam lima pertemuan kedua tim, Arsenal masih sangat perkokoh dengan mencatatkan empat kali kemenangan. Sedangkan Crystal Palace belum mampu mencuri poin penuh dan hanya mampu menahan imbang.

Arsenal

Arsenal masih perkasa kala berhadapan dengan Crystal Palace

Pertemuan terakhir, yang berlangsung di Emirates Stadium pada tanggal 17 April 2016 lalu, The Eagles sukses menahan imbang Meriam London di depan para pendukungnya sendiri, dengan kedudukan akhir 1-1.

Tetapi, pertandingan terakhir kedua tim ketika bermain di Selhurst Park, London, The Gunners mampu mempermalukan Crystal Palace di hadapan para supporternya sendiri dengan skor akhir 1-2.

Announcement: Pryte is joining facebooktoday, we are delighted to announce that our team will be joining facebook. since we launched pryte we have worked to reimagine the way mobile data works in an app-driven world, by enabling partnerships between app and content providers, and mobile operators

Chelsea vs Bournemouth

Chelsea Terus Lanjutkan Tren Kemenangan

Published / by Leonardus Selwyn Kangsaputra

Chelsea mampu menaklukkan Bournemouth dalam lanjutan matchday 18 Liga Primer Inggris. Laga yang dihelat di Stamford Bridge tersebut berakhir dengan skor 3-0. Kemenangan tersebut terus melanjutkan catatan kemenangan The Blues menjadi 12 secara beruntun.

Chelsea vs Bournemouth

Chelsea terus mencatatkan kemenangan di Liga Primer Inggris

The Blues secara raksasa mampu mengejutkan masyarakat Inggris dengan catatan 12 kemenangan beruntun. Terakhir, pasukan Antonio Conte merasakan kekalahan kala bertandang ke Emirates Stadium. Laga yang bertajuk Derby London tersebut berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan Arsenal.

Namun sebelum laga tersebut, Chelsea juga harus menelan pil pahit kala berhadapan dengan Liverpool dengan kedudukan akhir 1-2. Dimana, pertandingan tersebut dihelat di kandang mereka sendiri.

Setelah dua kekalahan beruntun tersebut, Conte merubah skema formasi menjadi 3-4-3. Hasilnya, The Blues kembali meraih poin penuh kala bertandang ke markas Hull City. Sang juara bertahan, Leicester City pun dibuat tak berkutik di Stamford Bridge.

Duo Manchester juga tak mampu membendung laju kemenangan Diego Costa CS. Chelsea juga berhasil memberikan kekalahan pertama untuk Tottenham Hostpur di matchday ke 13.

Hingga pekan ke 18, Chelsea terus bertengger di urutan teratas dalam tabel klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 43 poin. Berjarak enam poin dari pesaing terdekatnya, yakni Liverpool yang dinihari tadi mampu mengalahkan Stoke City dengan kedudukan 4-1.

Sementara itu, kekalahan yang diderita oleh Bournemouth, tak membuat posisinya di tangga klasemen berubah. Pasukan The Cherries tetap berada di urutan kesepuluh dengan perolehan 21 poin.

Jalannya Laga Chelsea vs Bournemouth

Laju kemenangan Chelsea di kancah Liga Primer Inggris tersebut berlanjut. Kali ini, Bournemouth menjadi korban selanjutnya. Pedro Rodriguez dan Eden Hazard menjadi pencetak gol dalam partai Boxing Day yang berlangsung pada hari Selasa lalu.

Chelsea vs Bournemouth

Chelsea mampu taklukkan Bournemouth dalam partai Boxing Day

Menit awal pertandingan babak pertama, Chelsea langsung melakukan gebrakan ke lini pertahanan lawan. Walau tanpa Ngolo Kante dan Diego Costa yang menerima suspensi, Hazard yang diplot sebagai striker mampu membuat lini belakang lawan kerepotan.

Hasilnya, di menit ke 24, Pedro mampu membawa timnya unggul 1-0. Bermula dari akselerasi Hazard di sisi kiri yang memberikan umpan ke Cesc Fabregas dan langsung diteruskan ke Pedro. Tanpa susah payah, mantan punggawa Barcelona tersebut melesakkan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi oleh Artur Boruc.

Bukan tanpa perlawanan, tim tamu mampu merepotkan lini pertahanan Chelsea. Seperti di menit ke 31, tendangan setengah voli oleh Jack Wilshere masih diluar sasaran dan klaim penalti ketika Nemanja Matic menjatuhkkan Adam Smith di kontak penalti, namun wasit tak melihatnya sebagai pelanggaran. Babak pertama, berakhir dengan skor 1-0.

Gol kedua Chelsea tercipta melalui titik penalti. Setelah Hazard melakukan akselerasi di kotak terlarang dan terpaksa dijatuhkan oleh Simon Francis. Dengan penuh ketenangan, pemain berkebangsaan Belgia tersebut mampu melesakkan bola ke gawang yang tak mampu ditepis oleh Boruc.

Skor berubah menjadi 3-0 di menit-menit akhir menjelang berakhirnya laga. Pedro kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kedudukan tersebut berakhir hingga peluit panjang dibunyikan oleh sang pengadil lapangan.

Conte: Jangan Terlena dan Fokus

Sang pelatih Chelsea Antonio Conte mengingatkan kepada para pemainnya, bahwa jangan sampai terlena dengan catatan kemenangan ini dan tetap fokus di setiap serinya. Lantaran, gelar juara masih sangat jauh.

Antonio Conte

Antonio Conte mengingatkan jangan sampai terlena dengan kemenangan beruntun ini

“Catatan kemenangan ini terasa menyenangkan bagi kami semua. Namun, saya ingin mengingatkan bahwa jangan sampai terlena akan catatan tersebut. Harus tetap fokus di setiap minggunya. Perjalanan masih cukup panjang,” ujar pelatih berkebangsaan Italia.